KH Fathul Huda, pembina Yayasan Bahrul Huda juga memberikan catatan terkait pentingnya investasi bagi kehidupan masyarakat.
Investasi di dunia berhubungan dengan tabungan masa depan. Sedangkan investasi akhirat berkaitan dengan amal perbuatan yang dilakukan, termasuk menyambung silaturahmi.
‘’Kalau sudah berbisnis dan berinvestasi akan tumbuh toleransi. Dalam bisnis, kita akan berhubungan baik dengan siapa pun sehingga mudah menghargai orang lain,’’ ujarnya ketika menyampaikan sambutan.
Acara ditutup dengan penjelasan tentang pasar saham dari Bursa Efek Indonesia dan salah satu sekuritas.
Hadir pejabat Kemenag Tuban be serta penyuluh dan seluruh guru Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Bina Anak Sholeh (BAS) Tuban.
Pemahaman literasi ekonomi dibeberkan para praktisi. Harapannya, masyarakat tidak mudah terjerat investasi bodong yang berujung penipuan. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.