
Ilustrasi Gangster. (Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Kekhawatirkan terhadap aksi gangster yang ramai di media sosial akhirnya terjadi benar di Tuban. Seorang remaja berinisial SM, 17, warga Desa Hargoretno, Kecamatan Kerek menjadi korban pengeroyokan belasan anak muda yang diduga anggota gangster.
SM dikeroyok di Jalan Lingkar Selatan (JLS) turut Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding awal Februari lalu. Insiden tak terdidik ini baru terungkap karena korban sempat diancam para pelaku jika melapor ke polisi.
Total pelaku yang kini diamankan sebanyak 13 orang. Selama ini mereka sudah meresahkan masyarakat karena sering konvoi dengan membawa senjata tajam (sajam) berupa pedang, samurai katana, parang, celurit, hingga petasan. Sebagai barang bukti, kini semuanya sudah diamankan polisi, berikut para pelaku.
Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya menjelaskan, sebanyak 13 orang yang diduga terlibat pengeroyokan sudah diperiksa. Tiga di antaranya berinisial DF, 16, warga Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding; RG, 18, warga Kelurahan Perbon; dan NF, warga Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban sudah ditetapkan tersangka.
Page: 1 2
Upaya memperkuat kepercayaan investor global terhadap pasar keuangan Indonesia terus dilakukan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…
Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada…
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…