“Untuk melampiaskan atau lari dari keadaan tersebut, mereka terlibat peredaran narkoba,” bebernya.
Secara pribadi, mantan Kanit Tipidek Satreskrim Polres Tuban ini menuturkan, amat menyayangkan hal sedang menimpa pelaku yang masih anak-anak tersebut. Bagi institusinya, hal ini menjadi dilema. Namun, tegas dia, penindakan tegas harus tetap dilakukan.
“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, (para pelaku yang masih pelajar ini, Red) tetap harus dihukum karena diduga telah melanggar hukum,” tandasnya.
Diakui Teguh, kendati upaya pencegahan dan penindakan dalam menanggulangi peredaran narkoba di Bumi Ronggolawe terus digencarkan. Namun, barang haram ini tak kunjung sirna dari wilayah hukum Polres Tuban. Bahkan, peredarannya kian memprihatinkan—menyasar kalangan remaja yang masih berstatus pelajar.
Hal yang paling dikhawatirkan adalah fenomena gunung es. Boleh jadi hanya dua pelajar yang berhasil amankan. Namun, berapa banyak pelajar di luar sana yang sudah terlibat, tidak ada yang tahu. Yang jelas, lingkaran kelam penyalahgunaan narkoba ini sudah menyasar kalangan pelajar. (sab/tok)
—————————————————————-
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.