
DIBINA: Hasil tangkapan manusia silver asal Kecamatan Pucuk, Lamongan yang mangkal di sejumlah jalan protokol di Tuban. (Satpol PP untuk Radar Tuban)
RADARTUBAN – Problem singgahnya anak punk di Tuban belum sepenuhnya tuntas, muncul persoalan baru. Pelanggar peraturan daerah (perda) yang dikategorikan sebagai para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) pun menambah ‘’anggota’’ baru.
Tidak hanya anak punk dan pengamen, kini manusia silver juga mengais uang di sejumlah jalan protokol di Tuban.
Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban Gunadi membenarkan beberapa kali mengamankan manusia silver yang beroperasi di sejumlah jalan protokol di Bumi Ronggolawe.
Sepekan terakhir, misalnya, mengamankan satu manusia silver dan empat anak punk.
‘’Hasil pemantauan lapangan tentang pelanggaran ketenteraman dan ketertiban umum, kami amankan lima orang PMKS yang beraktivitas di jalan untuk mengamen,’’ paparnya.
Dia menyampaikan, PMKS yang dilaporkan masyarakat lebih banyak. Hanya saja, setiap kali dirazia, mereka kabur. Seperti dalam razia di simpang Karangwaru dan simpang Polres Tuban, sejumlah pengamen kabur begitu mengetahui kehadiran tim URC Satpol PP.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…