
Arsip - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah (tengah) menemui wartawan yang menunggu di Pintu 2 Istana Negara, Kuala Lumpur, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Elhami Syifa Ismail)
Radartuban.jawapos.com – Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah menyampaikan rasa duka cita dan mengutuk keras serangan terbaru yang dilakukan tentara rezim Israel terhadap jemaah Palestina serta menyerbu Masjid Al Aqsa.
Pengawas Rumah Tangga Kerajaan di Istana Negara Mayor Jenderal Datuk Zahari Mohd Ariffin dalam pernyataan media dikeluarkan di Kuala Lumpur, Sabtu, mengatakan Agong menggambarkan tindakan itu sebagai perbuatan keji dan sangat zalim serta tidak berperikemanusiaan, terlebih terjadi dalam bulan mulia yang seharusnya aman.
Agong mengatakan tindakan tentara rezim Israel itu bukan saja menyalahi undang-undang tetapi juga melanggar hak asasi manusia serta kesucian masjid tersebut.
Selain itu, Al-Sultan Abdullah bertitah bahwa Malaysia dan rakyatnya senantiasa bersolidaritas bersama Palestina serta menyeru rakyat untuk terus memperjuang prinsip keadilan dan sikap saling menghormati di samping menentang setiap bentuk kekerasan dan tirani di antara manusia.
Zahari mengatakan Yang di-Pertuan Agong juga memberikan dukungan terhadap ketetapan pemerintah yang menyeru masyarakat internasional, khususnya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), agar rezim Israel bertanggungjawab atas kejahatan keji itu dan segera membebaskan semua rakyat Palestina yang ditahan.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…