
RADAR TUBAN – Meski skalanya kecil, Pemkab Tuban masih mengandalkan peran posyandu. Terutama dalam menurunkan angka stunting. Untuk memaksimalkan peran posyandu, tahun ini pemkab setempat bakal mengimprovisasi layanannya.
Jika sebelumnya hanya melibatkan para kader posyandu saja, sekarang banyak pihak yang digandeng.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban Bambang Priyo Utomo.
Dia mengatakan, dalam waktu dekat posyandu akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tokoh masyarakat, hingga TNI-Polri.
Keterlibatan berbagai unsur ke dalam pelayanan posyandu tersebut, lanjut Bambang, melalui pembentukan revitalisasi tim perwakilan kelompok kerja operasional (pokjanal).
‘’Dengan terbentuknya tim ini, fungsi dan kinerja posyandu meningkat. Istilahnya menjadi Posyandu Prima,’’ tegasnya.
Dia optimistis Posyandu Prima berjalan optimal seiring kampanye peningkatan kesehatan di segala lini dan sector. Selain menurunkan angka stunting, kata dia, Posyandu Prima berpotensi menjadikan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian anak balita (AKABA) menurun.
Page: 1 2
Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada…
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…