
RADAR TUBAN – Meski skalanya kecil, Pemkab Tuban masih mengandalkan peran posyandu. Terutama dalam menurunkan angka stunting. Untuk memaksimalkan peran posyandu, tahun ini pemkab setempat bakal mengimprovisasi layanannya.
Jika sebelumnya hanya melibatkan para kader posyandu saja, sekarang banyak pihak yang digandeng.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban Bambang Priyo Utomo.
Dia mengatakan, dalam waktu dekat posyandu akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tokoh masyarakat, hingga TNI-Polri.
Keterlibatan berbagai unsur ke dalam pelayanan posyandu tersebut, lanjut Bambang, melalui pembentukan revitalisasi tim perwakilan kelompok kerja operasional (pokjanal).
‘’Dengan terbentuknya tim ini, fungsi dan kinerja posyandu meningkat. Istilahnya menjadi Posyandu Prima,’’ tegasnya.
Dia optimistis Posyandu Prima berjalan optimal seiring kampanye peningkatan kesehatan di segala lini dan sector. Selain menurunkan angka stunting, kata dia, Posyandu Prima berpotensi menjadikan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian anak balita (AKABA) menurun.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…