Categories: Kolom

Dukuh Pencol: Titik Temu Bupati Lindra dan Pers

Tiap-tiap karya jurnalistik dikeluarkan pers menyangkut pemerintah tak lain untuk mengawasi kinerja pemerintahan. Agar pemerintahan berlaku sebagaimana idealnya. Menjadi pelayan publik yang baik. Tidak melanggar norma maupun regulasi yang mengaturnya.

Pernah saya berpikir, mengapa pers disepakati sebagai pilar keempat demokrasi. Pikiran atau pertanyaan ini muncul semasa saya kelas satu SMA.

Pada kelas dua tingkat yang sama, barulah pikiran atau pertanyaan itu terjawab. Pers memang ideal ditajuki demikian. Itu karena, lembaga legislatif kerap tak serius mengawasi kinerja pemerintahan. Fungsinya lebih direnggut pers.

Sebagai suatu ironitas, cukup banyak oknum di lembaga legislatif kedapatan berkongkalikong dengan pemerintahan diawasinya. Sehingga maklum bila pengawasan tak serius.

Pelayanan pemerintah kepada publik tak ideal. Norma dan regulasi membatasi tanpa sadar maupun sadar, dilanggar. Tak menampik, insan pers ada pula bertabiat sama dengan oknum-oknum lembaga legislatif macam itu.

Namun, dosa sosial ditanggung insan pers tak lebih banyak ketimbang oknum-oknum lembaga legislatif dimaksud. Sebab, insan pers tak digaji negara melalui pajak rakyat sebagaimana mereka.

Kendati demikian, tetap saja tabiat insan pers yang tidak mampu menjaga kesakralan profesi adalah hal tidak dibenarkan. Sebab itu, insan pers bertabiat demikian perlu berbenah. Dan, pemerintah punya andil besar terhadap pembenahan ini.

Bagaimana teknisnya? Paling sederhana, jangan beri ruang bagi insan pers berkong kalikong. Pers berikut insannya tak perlu diasuh pemerintah. Cukup sebagai mitra. Norma dan regulasi jadi batasnya.

Betapapun menggelikan, saya perlu mengakui junioritas saya dalam pers. Namun, junioritas itu tak menjadi tempurung saya dalam berpikir-berpendapat tentang pers dan insannya. Serta, hubungannya dengan Dukuh Pencol dan Bupati Lindra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Page: 1 2 3

Amin Fauzie

Recent Posts

Dominasi Indonesia di Puncak ASEAN, Tiga Taipan Lokal Kuasai Daftar Terkaya 2025

Daftar Top 10 Orang Terkaya ASEAN 2025 yang dirilis seasia.stats dengan rujukan Forbes Real-Time Billionaires…

2 weeks ago

Lenovo Masih Tak Tersentuh : Pasar Laptop Global Dikuasai Raksasa Lama, Merek Baru Masih Berjuang

Peta persaingan industri laptop global kembali menegaskan satu fakta lama: pasar ini masih dikuasai segelintir…

2 weeks ago

Bukan Sekadar Anak Sultan, Inilah Gen Z Terkaya Dunia Penggerak Bisnis Global Berharta Puluhan Triliun

Dunia bisnis global memasuki babak baru. Bukan lagi didominasi wajah-wajah senior berambut perak, daftar orang…

2 weeks ago

BCA Salip Raksasa Asia Tenggara, Indonesia Kuasai Daftar Perusahaan Terbesar Regional

Peta kekuatan korporasi Asia Tenggara bergeser. Untuk pertama kalinya, perusahaan asal Indonesia berdiri paling tinggi…

2 weeks ago

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi USD 431,7 Miliar, Masih Amankah?

Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan di tengah tekanan global…

3 weeks ago

Rupiah Tertekan ke Rp 16.836 per USD, Pasar Waspada Inflasi AS dan Arah Suku Bunga

Menjelang libur panjang akhir pekan, laju rupiah kembali tertahan. Tekanan eksternal yang belum mereda membuat…

4 weeks ago