Categories: Nasional

Jalin Sinergitas, PLN Nusantara Power–TNI Bangun Lapangan dan Rumah dari FABA

Radartuban.jawapos.com – PT PLN Nusantara Power tak berhenti ber­inovasi dan menunjukkan kepe­du­liannya terhadap lingkungan sekitar. Salah satu inovasi perusahaan yang dulu bernama PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) tersebut adalah pemanfaatan fly ash-bottom ash (FABA) untuk kepentingan masyarakat.

Rabu (29/3) sore, melalui progam Sinergitas CSR Peduli by PLN Nusantara Power, badan usaha milik negara (BUMN) tersebut meresmikan lapangan voli di Koramil Jenu dan dua rumah di Desa Wadung, Kecamatan Jenu berbahan dasar FABA.

JALIN SINERGITAS: PT PLN Nusantara Power meresmikan lapangan voli di Koramil Jenu, Rabu (29/3). (PT PLN Nusantara Power untuk Radar Tuban)

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diawali pemotongan pita. Hadir Senior Manager PT PLN Nusan­tara Power Abdi Nafi bersama stafnya, Ka­sdim 0811 Tuban Mayor Gatot Palwo Edi, Camat Jenu Yoeliana Endang Poerwati, Danramil Jenu Kapten Khoiril Anwar, per­wakilan PLN ULP Tuban UP3 Bo­jonegoro, dan undangan lain.

Senior Manager PT PLN Nusantara Power Abdi Nafi mengatakan, pihaknya merasa senang dan bangga dengan sinergitas yang baik antara PLN Nu­santara Power bersama TNI dan pe­merintah desa (pemdes). Sebab, dari sinergitas tersebut membuahkan legasi atau peninggalan yang ber­manfaat bagi masyarakat.

Di antaranya membangun dua rumah berbahan dasar FABA. Rumah tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, yaitu Sutikno dan Afrizal, keduanya di Desa Wadung, Kecamatan Jenu.

‘’Alhamdulillah, hasil kerja sama PLN Nusantara Power, TNI, dan pe­merintah desa, dua rumah ini berhasil dibangun dari nol hingga jadi dalam satu bulan,’’ ujarnya.

Abdi Nafi menjelaskan, pengolahan hasil pembakaran batu bara yang berbentuk FABA tidak masuk dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Ling­kungan.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

1 day ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

1 week ago