
Radartuban.jawapos.com-Pentingnya peran pemuda bagi bangsa Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Itu karena kita bisa merdeka dan NKRI utuh salah satunya berkat perjuangan pemuda-pemuda pahlawan bangsa yang dulu berjuang.
Sekarang, pemuda dituntut kritis dan aktif terhadap semua hal. Terlebih, tonggak estafet pemerintah sekarang ini ada di tangan pemuda.
Hal tersebut disampaikan anggota MPR RI, Dr. Didik Mukrianto, SH., MH dalam sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Tuban, Sabtu (1/4), yang dihadiri ratusan pemuda di Bumi Ronggolawe.
Keempat pilar tersebut meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, UUD 1945 adalah konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Anggota komisi hukum DPR RI itu juga memberikan pengarahan dan penjelasan khusus terkait 4 Pilar MPR RI kepada para generasi muda penerus bangsa. Harapannya, para pemuda mengetahui salah satu tugasnya sebagai warga bangsa Indonesia yang baik sekaligus sebagai agen perubahan.
Dalam kesempatan tersebut, Didik mengajak para pemuda untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa.
‘’Mari kita bertanya kepada diri kita masing-masing. Mari saling introspeksi diri, apa kontribusi yang sudah atau dapat kita berikan bagi bangsa dan negara? Jangan kamu bertanya apa yang kamu dapatkan dari negara, tapi apa yang dapat kamu berikan kepada negara?’’ tegasnya.
Didik mengatakan, masa depan Indonesia berada di tangan generasi penerus bangsa. Pemuda yang menentukan. Dengan demikian, masa depan bangsa ini banyak bergantung dengan peran dan aktifnya pemuda.
Setelah Indonesia merdeka, lanjut dia, sudah banyak pembangunan yang dijalankan para pemimpin bersama dengan rakyatnya. Semua saling bahu membahu sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…