Praktis, jemaah yang berangkat dari kloter 24 ini tidak lagi 317 orang.
‘’Tapi tinggal 316 orang,’’ kata Qosim.
Dengan demikian, jemaah tunda tersebut masuk CJH tunda berangkat bersama 58 jemaah lainnya.
Sebagaimana diketahui, total kuota jemaah yang didapat Kabupaten Tuban tahun ini sebanyak 1.541 orang. Namun, hanya 1.275 orang yang melakukan pelunasan. Dan menjelang pemberangkatan, hanya 1.217 orang yang memastikan berangkat.
Sisanya, 58 orang masuk dalam kategori jemaah lunas tunda.
Alasannya bermacam-macam, mulai dari kesehatan, tak ada mahrom, hingga belum siapnya dokumen untuk keberangkatan.
Lebih lanjut, Qosim mengatakan, dalam penerbangan ke Tanah Suci nanti, kloter 24 akan berangkat bersama CJH dari kota lain.
‘’Kloter 24 ini kloter penggabungan. Informasi yang saya terima, nantinya kloter 24 akan berangkat bersama dengan CJH dari Kota Surabaya,’’ terang dia. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.