Categories: Nasional

Prihatin Tingginya Pemohon Diska, IDI Usul Adanya Kurikulum Reproduksi

Radartuban.jawapos.com – Tingginya pemohon diska di Tuban hingga menempati peringkat sepuluh se-Jatim turut memantik keprihatinan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Tuban.

Melalui forum konsultasi publik rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Tuban 2024, Rabu (1/2) lalu. IDI mengusulkan adanya kurikulum perihal reproduksi dan keluarga yang baik.

‘’Pendidikan reproduksi dan bagaimana membangun sebuah keluarga yang baik harus menjadi kurikulum pendidikan. Anak-anak harus diberikan pemahaman dan edukasi sejak dini, sehingga anak menjadi tahu dan paham— apa yang boleh dan tidak dilakukan,’’ ujar Ketua IDI Tuban A. Syaifuddin Zuhri dalam forum RKPD.

Diakui Zuhri, jumlah pemohon diska di Tuban memang sangat memprihatinkan. Bahkan, dirinya pernah menyaksikan sendiri pasien usia 15 tahun sedang hamil bersama pasangannya yang seumuran.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

IHSG Naik 1,41 Persen ke 7.440, Harapan Pemulihan Pasar Saham Kembali Muncul

Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada…

1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

1 day ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago