
RAMPUNG: Dokumentasi pengerjaan drainase di Jalan Gedongombo. (Andhika Feriawan/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Pembangunan 18 proyek drainase tahun anggaran 2022 yang sempat molor hingga awal 2023 akhirnya tuntas. Seluruh administrasi proyek yang bersumber dari dana perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (PAPBD) 2022 dan penyelesaiannya sempat menambah waktu tersebut juga sudah klir.
‘’Sudah selesai semua urusannya,’’ ungkap Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) Tuban Aizah Tis Nawati kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (2/12).
Aizah, sapaannya menyebut, 18 proyek drainase tersebut rampung pada pekan pertama Januari 2023. Sedangkan administrasinya tuntas pada pertenghan bulan yang sama. Terkait capaiannya, mantan kepala Bidang Air Minum dan Sanitasi Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPRKP) Tuban itu mengaku bersyukur. Sebab, meski molor, penyelesaiannya tidak terlalu lama.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…