
DRAMATIS: Petugas BPBD Tuban saat mengevakuasi korban yang terjebak di dalam mobil yang terseret arus di Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan, Minggu (2/4) malam. (Polsek Bangilan untuk Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Alvi Narary Hardian Sabastyar, 28, meregang nyawa di dalam mobil bersama adik kandungnya Alfrio Anfasya Hardian Maula, 21. Setelah mobil Datsun Go hitam no pol L 1091 ZC yang mereka naiki, Minggu (2/4) pukul 18.30 terseret banjir yang menggenangi jalan.
Keduanya diduga meninggal karena benturan keras saat di dalam mobil yang terseret arus lebih dari 50 meter.
Sumber yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban menyebutkan, insiden tragis tersebut bermula saat Alvi dan Alfrio yang tinggal di Desa Sidokumpul, Kecamatan Bangilan hendak ke rumah temannya.
Kondisi saat itu hujan deras yang mengakibatkan sejumlah jalan poros desa tergenang bah setinggi sekitar 50 sentimeter (cm).
Page: 1 2
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.