
RADAR TUBAN – Penyuntikan vaksin lumpyskin disease (LSD) pada sapi di Tuban, dipercepat. Pertimbangannya, momen Idul Adha pada akhir Juni ini tinggal hitungan pekan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Tuban Pipin Diah Larasati membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, setiap Idul Adha, sejumlah kabupaten/kota di Indonesia mendatangkan sapi dari Kabupaten Tuban. Karena itu, sebelum dikirim, sapi kurban direkomendasikan untuk divaksin LSD.
‘’Ini demi keamanan kabupaten/kota yang mendatangkan. Biar LSD tidak kian mewabah,’’ ujarnya menjawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban kemarin (4/6).
Pipin, sapaannya, melanjutkan, sekarang ini sedikitnya 400 eko sapi di Bumi Ronggolawe yang sudah mendapat vaksin LSD.
Sapi yang telah mendapat serum kekebalan tambahan tersebut tersebar di Kecamatan Palang, Widang, Jenu, Tambakboyo, Senori, Grabagan, Bancar, Soko, Bangilan, Rengel, Jatirogo, dan Kenduruan.
‘’Sapi-sapi itu benar-benar sudah aman dibawa keluar kota untuk kurban,’’ tegas pejabat kelahiran 1969 itu.
Pipin menyebut, pekan ini vaksinasi LSD kembali diberikan. Hanya saja, dia belum bisa memastikan berapa ekor sapi yang disasar. Begitu juga penyebaran pemberian vaksin tersebut.
‘’Semakin banyak sapi yang tervaksin LSD, maka semakin aman ditransaksikan ke kabupaten/kota lain,’’ tuturnya.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…