
MENDUGA ADA KECURANGAN: Lima pemuda menggelar unjuk rasa menuntut rekrutmen PKD dibatalkan kemari (5/2).
Radartuban.jawapos.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban seakan kena mental. Baru empat hari lalu menyidang Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) perihal dugaan pelanggaran rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS). Kemarin (5/2), giliran Bawaslu yang disoal terkait seleksi pengawas kelurahan/desa (PKD) di Kecamatan Soko.
Sejumlah pemuda mengatasnamakan Aliansi Pemuda Soko menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor panitia pengawas kecamatan (panwascam) bertempat di kantor Kecamatan Soko. Aksi dipicu proses rekrutmen PKD tidak transparan.
Disinyalir, banyak permainan dan kepentingan politik menyertai proses seleksi pengawas pemilu di tingkat desa tersebut.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…