Categories: Nasional

Panwascam Soko Didemo, Tuntut Hasil Seleksi Pengawas Pemilu Dibatalkan

Radartuban.jawapos.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban seakan kena mental. Baru empat hari lalu menyidang Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) perihal dugaan pelanggaran rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS). Kemarin (5/2), giliran Bawaslu yang disoal terkait seleksi pengawas kelurahan/desa (PKD) di Kecamatan Soko.

Sejumlah pemuda mengatasnamakan Aliansi Pemuda Soko menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor panitia pengawas kecamatan (panwascam) bertempat di kantor Kecamatan Soko. Aksi dipicu proses rekrutmen PKD tidak transparan.

Disinyalir, banyak permainan dan kepentingan politik menyertai proses seleksi pengawas pemilu di tingkat desa tersebut.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

IHSG Menguat Terbatas di 9.075, Volume Besar tapi Keyakinan Belum Bulat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…

1 week ago

Pasar Mobil 2025 Menggeliat, Jepang Masih Perkasa di Tengah Gempuran Pabrikan Tiongkok

Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…

1 week ago

IHSG Menguat di Tengah Tekanan, Sinyal Akumulasi Mulai Terbaca di Awal Tahun

Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…

1 week ago

Menkeu Purbaya Bidik IHSG Tembus 10 Ribu, OJK Ingatkan Syarat Berat di Balik Optimisme Pemerintah

Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…

2 weeks ago

IHSG Tergelincir di Akhir Perdagangan, Tekanan Jual Menutup Optimisme Awal Sesi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…

2 weeks ago

Harga Emas Antam Naik Lagi, Pasar Domestik Menguat di Tengah Tren Fluktuatif Global

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…

2 months ago