Categories: Nasional

Ternyata Ini Konsekuensinya Hingga Banyak Bacaleg Tak Cantumkan Pekerjaan

RADARTUBAN – Sebagian besar bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Tuban mengabaikan kolom pekerjaan pada formulir BB pernyataan. Terbukti, mereka mengosongkan atau tidak mengisi kolom tersebut.

Dengan demikian, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban tidak bisa mengidentifikasi apakah pekerjaan bacaleg tersebut membawa konsekuensi yang bersangkutan harus mundur atau tidak.

Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPUK Tuban Nur Hakim menyampaikan pentingnya pengisian kolom pekerjaan yang justru tidak diisi sebagian besar bacaleg.

Dia menerangkan, sejumlah pekerjaan membawa konsekuensi mundurnya
bacaleg dari aktivitas tersebut. Diantaranya, kepala desa, pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Polri.

‘’Kalau sudah ditetapkan dalam daftar calon sementara (DCS), maka tidak lagi bisa
dilakukan perbaikan. Konsekuensinya, bacaleg dicoret dari pendaftaran,’’ tegasnya.

Menurut Hakim, berdasarkan formulir BB pernyataan yang diterima pada proses pendaftaran 1 – 14 Mei lalu, masih banyak bacaleg yang belum mengisi kolom pekerjaan. Karena itu, institusinya belum mengetahui apakah bacaleg wajib mengundurkan diri dari pekerjaan atau tidak.

Terkait banyaknya bacaleg yang mengabaikan kolom tersebut, lanjut aktivis  Muhammadiyah itu, pihaknya telah meminta jajaran KPU di tingkat desa untuk melakukan deteksi awal terkait pekerjaan bacaleg yang dimungkinkan sebagai kades, perangkat desa, PNS, dan lainnya.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

1 day ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

1 week ago