
Terkait Pemberitaan Penutupan Sementara
Radartuban.jawapos.com – Bukannya melakukan perbaikan atas pelanggaran prosedural operasional yang sudah ditindaklanjuti Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, PT Sugih Waras Jaya (SWJ) diduga malah berusaha menempuh jalan pintas dengan “membungkam” sejumlah wartawan.
Bahkan, PT ini juga diduga membangun opini negatif atas pemberitaan wartawan Jawa Pos Radar Tuban.
Salah satu jurnalis yang menjadi sumber terpercaya wartawan koran ini mengaku sempat dihubungi “kaki-tangan” PT SWJ, termasuk oknum wartawan jaringan SWJ agar tidak lagi memberitakan perihal persoalan yang membelit perusahaannya.
Tak hanya sekadar komunikasi, tapi juga ada upaya untuk membungkam pemberitaan.
‘’Intinya, berkali-kali saya dihubungi agar menghentikan pemberitaan terkait persoalan SWJ,’’ ujarnya sekaligus membenarkan ada upaya memberikan semacam “amplop”.
Wartawan media online ini melanjutkan, dirinya sangat mengutuk dan menyesalkan tindakan PT SWJ yang diduga hendak “menyelesaikan” kerja-kerja jurnalistik dengan cara tidak patut tersebut.
Menurutnya, hal ini sangat menghina profesi jurnalis.
‘’Saya berharap, PT SWJ maupun PT-PT yang lain atau pihak apapun itu, lebih memahami pers dan insannya. Segala persoalan monggo diselesaikan secara bermoral dan prosedural. Bukan dengan jalan pintas,’’ tuturnya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…