Bambang mengemukakan, exit toll dan rest area yang diusulkan Pemkab Tuban kepada pemerintah pusat untuk sementara belum ada perubahan.
‘’Dua exit toll itu tetap kami usulkan berlokasi di Kecamatan Merakurak dan Kecamatan Semanding. Sementara rest area-nya di Kecamatan Tambakboyo,’’ ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pembangunan jalan tol Tuban—Demak berproses sejak 2022. Seluruh elemen masyarakat dan birokrasi di Kecamatan Bancar, Tambakboyo, Kerek, Merakurak, Singgahan, dan Semanding yang bakal terdampak telah mendapat sosialisasi.
Hanya saja, hingga kini proyek pembangunan jalan tol sepanjang 176 kilometer dengan nilai investasi sekitar Rp 50 triliun tersebut belum konkret. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…