Bambang mengemukakan, exit toll dan rest area yang diusulkan Pemkab Tuban kepada pemerintah pusat untuk sementara belum ada perubahan.
‘’Dua exit toll itu tetap kami usulkan berlokasi di Kecamatan Merakurak dan Kecamatan Semanding. Sementara rest area-nya di Kecamatan Tambakboyo,’’ ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pembangunan jalan tol Tuban—Demak berproses sejak 2022. Seluruh elemen masyarakat dan birokrasi di Kecamatan Bancar, Tambakboyo, Kerek, Merakurak, Singgahan, dan Semanding yang bakal terdampak telah mendapat sosialisasi.
Hanya saja, hingga kini proyek pembangunan jalan tol sepanjang 176 kilometer dengan nilai investasi sekitar Rp 50 triliun tersebut belum konkret. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.