‘’Ke depan, insentif guru-guru ngaji ini akan terus kami tingkatkan,’’ tutur Mas Lindra.
Hadir dari setiap safari mendampingi bupati dan wakil bupati, jajaran pimpinan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), jajaran pimpinan OPD, camat, dan pimpinan BUMD (badan usaha milik daerah), serta pimpinan sejumlah perusahaan di Tuban.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Tuban Arif Handoyo menambahkan, Safari Ramadan kali ini juga menjadi momentum menggali potensi dai dan daiyah cilik Kabupaten Tuban. Karenanya, dalam setiap kesempatan safari selalu ditampilkan dai-daiyah cilik untuk tausiyah.
‘’Diharapkan, dengan terwadahinya potensi dai cilik ini, semakin banyak bibit-bibit dai dan daiyah Kabupaten Tuban. Sehingga kelak, saat dewasa nanti menjadi pendakwah- pendakwah hebat,’’ harapannya. (tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Pasar modal kembali memanas. PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)…
Dominasi New York di panggung finansial internasional kembali mendapat legitimasi. Kota berjuluk “The Capital of…
Bursa saham Indonesia kembali berguncang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 24,73 poin atau…
PT Hafar Daya Konstruksi (HDK) akhirnya buka suara. Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Petrosea…
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak pasar keuangan yang belum reda, cadangan devisa Indonesia…
Dunia keuangan global bersiap menghadapi gempa besar. Perusahaan pengembang ChatGPT, yakni OpenAI, tengah menyiapkan langkah…