‘’Kami berharap lelang ulang tersebut berjalan lancar mulai awal hingga akhir,” imbuhnya.
Imam berharap pengadaan kamera ETLE terealisasi. Itu karena perangkat elektronik tersebut membantu menilang para pelanggar lalu lintas.
Bagaimana kalau lelang tidak terealisasi? Dia menegaskan, tentu anggaran Rp 3 miliar yang sudah dialokasikan menjadi sisa lebih pembayaran (silpa).
Sebagaimana diketahui, tahun ini Pemkab Tuban me lalui DLHP mengalokasikan anggaran Rp 3 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2023 untuk pengadaan dua kamera ETLE.
Rencananya, kamera tersebut dipasang di simpang Letda Sucipto dan simpang rest area. Perangkat tersebut diproyeksikan beroperasi pada triwulan ketiga 2023. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…