
Radartuban.jawapos.com – Lelang pengadaan kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) statis senilai Rp 3 miliar, gagal. Laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Tuban menginformasikan empat badan usaha yang menjadi penawar dalam lelang pengadaan barang tersebut tak memenuhi kualifikasi. Itu setelah mereka dinyatakan tak lolos dalam tahap evaluasi.
Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan membenarkan hal tersebut.
Dia mengatakan, lelang pengadaan kamera ETLE belum berakhir. Rabu (10/5) hari ini atau Kamis (11/5) besok, lelang pengadaan rang tersebut akan diulangi.
‘’Jadi (pengadaan kamera ETLE, Red) tetap dilelang,” tegas dia tadi malam.
Kepastian pengadaan kamera ETLE dilelang ulang, kata Imam, sudah diinformasikan kepada Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Setda Tuban selaku otoritas lelang tersebut.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…