‘’Kami berharap potensi luas lahan tembakau termanfaatkan penuh pada musim kemarau tahun ini, sehingga hasil produksinya melimpah,’’ tegasnya.
Jika tak termanfaatkan penuh, lanjut Linggo, minimal luas lahan dan hasil produksi tembakau tahun ini menyamai capaian 2021.
Pada 2021, luas lahan tembakau di Bumi Ronggolawe tak kurang dari 1.700 hektare. Hasil produksinya 20.700 ton.
Apakah semua wilayah Kabupaten Tuban berpotensi ditanami tembakau? Linggo membenarkan. Hanya saja, selama ini yang tercatat selalu menyumbangkan produksi tembakau terbatas delapan kecamatan saja. Di antaranya, Senori, Soko, Grabagan, Semanding, Plumpang, Kerek, Singgahan, dan Parengan.
‘’Paling tinggi hasil produksinya selalu Kecamatan Senori,’’ pungkasnya. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…