Categories: Nasional

Harga Gabah Kembali ke Hukum Pasar

Radartuban.jawapos.com – Harga gabah dan beras di tingkat petani kembali ke hukum pasar. Itu menyusul dicabutnya Surat Edaran (SE) Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 47/TS.03.03/K/02/2023 tentang Harga Batas atas Pembelian Gabah atau Beras oleh pemerintah.

Sejauh ini, pencabutan SE yang memberikan batasan harga gabah dan beras itu berdampak positif terhadap petani. Dari yang sebelumnya harga gabah dibatasi Rp 4.600 per kilogram (kg), kini mulai merangkak hingga Rp 5.000 per kg.

Sejumlah petani berharap, harga gabah bisa menembus Rp 6.000 seperti panen raya sebelumnya.

Namun demikian, di sisi lain, pencabutan SE pem batasan harga gabah dan beras juga bisa menyengsarakan petani ketika harga gabah tiba-tiba anjlok signifikan menjelang panen raya.

‘’Sebagai petani, kami hanya berharap harga ter baik,’’ kata Radi, petani asal Desa Sugih waras, Kecamatan Jenu.

Yang dimaksud harga terbaik, tegas Radi, adalah harga yang menguntungkan petani. Sebab, kesengsaraan tak terperi seorang petani adalah ketika mengalami kerugian, atau harga jual gabah tidak sebanding dengan ongkos tanam.

‘’Setiap petani berharap harga tinggi, itu wajar. Tapi bagi kami, terpenting adalah  kestabilan harga. Jangan sampai petani merugi,’’ ujarnya.

Pada batas berapa harga gabah dikatakan stabil? Menurutnya, harga gabah paling ideal adalah Rp 6.000. Karena itu dia berharap, harga gabah yang saat ini Rp 5.000 bisa naik lagi hingga mendekati Rp 6.000 per kg.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

21 hours ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

7 days ago