Categories: Nasional

Tak Bisa Mengolah, Sampah di Tuban Dikirim ke Luar Kota

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Persampahan Limbah Bahan Bahaya Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Arwin Mustofa mengakui jika Bumi Ronggolawe belum memiliki mesin pengolahan sampah untuk daur ulang. Khususnya untuk sampah plastik maupun kertas.

‘’Biasanya untuk sampah plastik atau kertas dikirim ke luar kota, seperti Sidoarjo, Surabaya, dan Mojokerto untuk didaur ulang,’’ ujarnya.

Dia menerangkan, mesin pengolahan daur ulang sampah plastik dan kertas akan mengubah bahan residu tersebut menjadi biji plastik yang bisa diolah menjadi apa saja.

Arwin, sapaannya melanjutkan, dulu Tuban ingin memiliki mesin daur ulang sendiri. Sekarang, lanjut dia, hal itu tidak memungkinkan karena kondisi dan ke tersediaan sampah.

‘’Melihat kondisi Tuban sekarang tidak memungkinkan, sebagai gantinya, nanti akan dibangunkan instalasi refuse-derivied fuel (RDF), di mana semua hasil olahan sampah plastik dan kertas akan di gunakan sebagai bahan bakar pengganti batu bara,’’ terangnya. (zid/ds)

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Industri Manufaktur Asia Melemah di Tengah Tekanan Global, Indonesia Muncul Sebagai Pengecualian Tangguh

Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…

2 months ago

IHSG Terkoreksi Harian, Namun Kinerja Sebulan Terakhir Masih Mengilap!

Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…

2 months ago

Struktur Pemilik Bank Digital BBYB Berubah, Siapakah Pengendali Saham Terbesar?

Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…

2 months ago

IHSG Tersengal di Zona Merah, Pasar Masih Ragu Menguat: Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas Rp 15.000 Triliun!

Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…

2 months ago

Laba Melambat, Pencadangan Melonjak: BCA Jaga Fondasi di Tengah Tekanan Margin

Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…

2 months ago

BI-Rate Tetap 4,75 Persen, Fokus Jaga Rupiah dan Pacu Pertumbuhan 2026

Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…

2 months ago