Categories: Nasional

Temukan 277 Pemilih ”Siluman” di TPS “Gaib”, Jadi Kasus Pertama di Jatim

Radartuban.jawapos.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban dibuat pusing dengan keberadaan tempat pemungutan suara (TPS) 23 di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban.

Bagaimana tidak, TPS tersebut ternyata tidak ada penghuninya. Padahal, berdasar data KPUK yang diterima panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih), TPS tersebut terdapat 279 pemilih.

Namun, saat dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit), petugas pantarlih hanya bisa mendata dua orang. Itu pun dirinya sendiri dan suami. Sedangkan data pemilih lainnya nihil.

Satu pun tidak ada di tempat. Anehnya lagi, 277 data pemilih itu merupakan satu KK (kartu keluarga). Dan dari data tersebut, nomor KK-nya sama semua. Hanya kode nomor induk kependudukannya (NIK) yang berbeda. Kondisi yang tidak masuk di akal tersebut membuat petugas pantarlih kebingungan.

Saking tidak masuk akalnya, Koordinator Divisi Humas, Data dan Informasi Bawaslu Jatim Abdul Quddus Salam, kemarin (12/3) turun langsung ke Tuban untuk memastikan kejanggalan data tersebut.

Bersama Ketua Bawaslu Tuban Sullamul Hadi dan dua anggota bawaslu lainnya, serta Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPUK Tuban Moh Nurokhib, Panwascam Tuban, PPK, serta petugas Pantarlih TPS 23 atas nama Murti Ningsih langsung menggelar rapat—menyikapi data “siluman” tersebut di kantor Panwascam Tuban.

Berdasar hasil rapat bersama tersebut, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPUK Tuban Moh Nurokhib mengatakan, data pemilih yang menjadi dasar pemetaan pembentukan TPS itu merupakan data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diberikan kepada KPU RI.

Page: 1 2 3

Amin Fauzie

Recent Posts

IHSG Naik 1,41 Persen ke 7.440, Harapan Pemulihan Pasar Saham Kembali Muncul

Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada…

3 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

1 day ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago