Sementara itu, Pemred Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiyawan menawarkan program Radar Tuban Mengajar ke lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag.
Menurut dia, sementara ini program tersebut baru menyentuh lembaga pendidikan di bawah naungan dinas pendidikan dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban.
‘’Program Radar Tuban Mengajar ini untuk semua jenjang pendidikan. Program yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka ini gratis sebagai bentuk darma bakti kami kepada dunia pendidikan,’’ jelasnya.
Ahmad Atho’illah menambahkan, pemberitaan Jawa Pos Radar Tuban sangat mengedepankan obyektivitas, profesionalitas, dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik.
‘’Sebagai media mainstream, kami menjaga teguh kesakralan profesi,’’ ujarnya. (fud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.