Pria asal Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro itu berharap, Pemkab Tuban DPUPR PRKP Tuban memberi tambahan waktu pengerjaan sekali lagi. Bila tambahan waktu diberikan lagi, dia optimistis proyek revitalisasi ruang publik di tepi jalur pantura itu bakal rampung.
‘’Setidaknya beri kami kesempatan sampai pertengahan atau akhir Maret mendatang,’’ jelasnya.
Sigit menerangkan, ada beberapa sebab mengapa proyek revitalisasi Rest Area yang dimulai sejak Agutus 2022 lalu ini tak selesai tepat waktu. Pertama, adalah cuaca hujan yang mengganggu proses pengecoran.
Kedua, adanya beberapa kali miskomunikasi antara Pemkab Tuban dengan pihaknya yang menyebabkan kerancuan teknis dalam pemilihan hingga pemasangan material bangunan.
Lebih lanjut dia menyampaikan, untuk memaksimalkan pengerjaan yang masih menjadi tanggung jawab pihaknya sementara ini, tak kurang 100 pekerja diterjunkan.
Di bawah arahan empat mandor. Rerata para pekerja berasal dari Tuban dan sekitarnya. Dipekerjakan silih berganti selama 24 jam.
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.