‘’Untuk rumah, Alhamdulillah tak ada yang te rendam,’’ imbuhnya.
Dia menuturkan, banjir luapan Bengawan Solo rutin terjadi hampir setiap tahun. Selain Desa Kanor, Desa Ngadirejo, Sawahan, dan Tambakrejo biasa terdampak pula.
Belum ada solusi dari pemerintah mengatasi hal ini. Semisal, pembangunan tanggul. Padahal, pembangunan infrastuktur penang kis banjir itu diusulkan para petani setempat kepada Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) dan Pemkab Tuban sejak 2014 silam. Setiap tahun juga diusulkan ulang.
‘’Semoga tahun depan atau tahun berikutnya usulan itu dapat terealisasi,’’ harapnya.(sab/tok)
Daftar Top 10 Orang Terkaya ASEAN 2025 yang dirilis seasia.stats dengan rujukan Forbes Real-Time Billionaires…
Peta persaingan industri laptop global kembali menegaskan satu fakta lama: pasar ini masih dikuasai segelintir…
Dunia bisnis global memasuki babak baru. Bukan lagi didominasi wajah-wajah senior berambut perak, daftar orang…
Peta kekuatan korporasi Asia Tenggara bergeser. Untuk pertama kalinya, perusahaan asal Indonesia berdiri paling tinggi…
Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan di tengah tekanan global…
Menjelang libur panjang akhir pekan, laju rupiah kembali tertahan. Tekanan eksternal yang belum mereda membuat…