Tri, panggilannya, mengatakan, pemeriksaan urine yang merupakan bagian dari Operasi Simpatik Bersih Narkoba tersebut merupakan kegiatan rutin untuk mengantisipasi menjelang mudik Idul Fitri 1444 H.
Rencananya, kegiatan serupa digelar acak. Target operasi ini pengemudi, kondektur, dan penumpang angkutan umum.
‘’Masyarakat kami imbau harus berani melapor jika ada dugaan sopir atau kernek menggunakan narkoba,’’ ujar mantan penyuluh narkoba ahli madya Direktorat Informasi dan Edukasi Deputi Pencegahan BNN itu.
Selain aparat BNN Kabupaten Tuban, operasi gabungan tersebut melibatkan personel Polres Tuban, Sub Denpom V2-4 Tuban, Satpol PP Damkar Tuban, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…