
PASTIKAN PENGEMUDI AMAN: Petugas gabungan menggelar tes urine dadakan kepada sopir dan kernet bus yang melintas di Tuban kemarin (18/4) pagi. (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Sebanyak 30 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) yang melintas di jalur pantai utara (pantura) Tuban kemarin (18/4) mulai pukul 07.00 hingga 10.00 diarahkan masuk ke Terminal Kambang Putih, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.
Setelah masuk, para sopir dan kernetnya diminta mengikuti tes urine. Tujuannya, memastikan mereka tidak terpengaruh narkoba yang bisa membahayakan keamanan para penumpangnya.
Selain memeriksa sopir dan kernetnya, petugas gabungan juga memeriksa barang bawaan penumpang.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban Tri Tjahyono mengatakan, pemeriksaan tes urine awak bus tersebut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun penumpang angkutan umum. Apalagi, menjelang puncak arus mudik, mobilitas masyarakat dalam menggunaan transportasi umum meningkat.
‘’Hasilnya 60 sopir dan kenek dinyatakan negatif narkoba,’’ tegasnya.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…