‘’Sementara ini masih kami kantongi. Masukan untuk mengakses Jalan Pusri-Tunah, maupun Rembes-Pakah sudah kami catat,’’ jelasnya.
Dia berjanji, akan membahas masukan para sopir dari arah Paciran ke arah Rembang, Jawa Tengah dan sebaliknya itu dalam forum lebih besar.
Melibatkan banyak pihak terutama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) Tuban selaku instansi yang mengotoritasi spesifikasi jalan berikut pembangunannya.
Sebagaimana diketahui, reklalin uji coba JLS sudah dilangsungkan disorot tak ideal oleh para sopir dari arah Paciran ke arah Rembang, Jawa Tengah dan sebaliknya.
Para sopir berute dimaksud mengaku keberatan dengan dijadikannya Jalan Maunggal sebagai jalur vital untuk menghindari perkotaan, akses keluar-masuk JLS di pertigaan JLS timur turut Desa Tunah, Kecamatan Semanding.
Para sopir dari arah Paciran ke arah Rembang, Jawa Tengah dan sebaliknya lebih menganggap, jalur vital dimaksud yakni Jalan Pusri-Tunah atau Rembes – Pakah yang ditingkatkan spesifikasi agar layak dilintasi truk. (sab/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Daftar Top 10 Orang Terkaya ASEAN 2025 yang dirilis seasia.stats dengan rujukan Forbes Real-Time Billionaires…
Peta persaingan industri laptop global kembali menegaskan satu fakta lama: pasar ini masih dikuasai segelintir…
Dunia bisnis global memasuki babak baru. Bukan lagi didominasi wajah-wajah senior berambut perak, daftar orang…
Peta kekuatan korporasi Asia Tenggara bergeser. Untuk pertama kalinya, perusahaan asal Indonesia berdiri paling tinggi…
Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan di tengah tekanan global…
Menjelang libur panjang akhir pekan, laju rupiah kembali tertahan. Tekanan eksternal yang belum mereda membuat…