‘’Barang bawaan berlebihan rawan mengganggu pengendara. Utamanya di jalan tak mulus dan situasi lalu lintasnya ramai,’’ jelasnya.
Imam menyarankan, pemudik ingin membawa banyak barang berpikir ulang. Kiwari, banyak sekali jasa ekspedisi pengiriman barang tersedia. Di musim mudik, perusahaan bergerak di bidang tersebut juga bermurah hati mematok tarif terjangkau.
‘’Pemudik bermotor bisa gunakan perusahaan jasa ini, agar beban di perjalanan berkurang,’’ jelasnya.
Imam menegaskan, kendati pemudik bermotor menempuh jarak aman tak lebih dari 60 km, para pemudik bermotor yang merasa lelah wajib beristirahat. Waktunya relatif. Tergantung personal masing-masing.
‘’Hari raya Idul Fitri merupakan momen bahagia di mana keluarga besar berkumpul. Para pemudik utamanya pemudik bermotor, betul-betul harus hati-hatian saat di perjalanan agar selamat sampai tujuan,’’ tutupnya. (sab/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…