
MEMINTA KEJELASAN: Komisi I DPRD Tuban meminta kejelasan DPUPR PRKP terkait proyek molor di ruang Komisi I beberapa hari lalu. Pada saat yang sama terungkap dugaan pemanfaatan dana CSR untuk pembangunan fasilitas GOR. (M. Mahfudz Muntaha/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Pemanfaatan corporate social responsibility (CSR) untuk pengadaan fasilitas GOR Rangga Jaya Anoraga berbuntut. Komisi I DPRD Tuban dalam waktu dekat berencana memanggil tiga perusahaan yang diduga “menasarufkan” anggaran CSR-nya untuk pembangunan fasilitas publik.
‘’(Pemanggilan, Red) kami agendakan minggu depan,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Tuban Fahmi Fikroni kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (20/2).
Ditegaskan Roni—sapaan akrab nya—komisi yang dipimpinan akan meminta kejelasan dari perusahaan terkait perihal dana CSR yang digunakan membangun ruang publik pemerintah daerah.
‘’Kami perlu tahu alasannya apa. Sebab, CSR seharusnya untuk masyarakat sekitar perusahaan. Tapi ini malah digunakan untuk fasilitas ruang publik,’’ katanya.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…