
Radartuban.jawapos.com – Public Relations CSR Section Head PT TPPI Tuban Taheran Sidik Prabowo mengatakan, anggaran Rp 900 juta dari TPPI yang digunakan untuk pembangunan fasilitas GOR itu bukan dari dana CSR. Melainkan dana insidental.
‘’Anggaran CSR yang kami gunakan untuk pemberdayaan masyarakat dan lain sebagainya itu tidak berkurang sama sekali, karena yang digunakan itu (pembangunan fasilitas umum GOR, Red) bukan dana CSR,’’ ujarnya.
Ditegaskan Taher—sapaan akrabnya—anggaran Rp 900 juta itu pun pengerjaannya dilakukan oleh TPPI sendiri, tidak diserahkan kepada Pemkab Tuban.
‘’Rekanannya kami tender sendiri dengan seleksi yang ketat, dan akhirnya yang mengerjakan perusahaan dari ring satu kami sendiri. Artinya warga ring satu kami masih tetap merasakan manfaat nya,’’ paparnya.
Di sisi lain, dia juga memberikan bantahan soal tudingan Ketua Komisi I DPRD Tuban Fahmi Fikroni terkait jalan di sekitar perusahaan TPPI yang dianggapnya rusak.
Page: 1 2
Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada…
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…