
GAGAL TERAPKAN REKAYASA LALIN: Petugas Satlantas Polres Tuban yang telanjur bersiaga di simpang Manunggal Selatan untuk penerapan rekayasa lalu lintas terkait pengoperasian jalan lingkar selatan kemarin (20/2). (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Kemacetan panjang terjadi di jalan Tuban-Widang dari arah barat (Tuban) sejak kemarin (20/2) pagi hingga siang. Mengularnya kendaraan yang diperkirakan mencapai belasan kilometer tersebut dipicu perbaikan jembatan di area Pasar Agrobis Babat, Lamongan.
Kemacetan diperparah dengan mogoknya truk di sekitar Jembatan Plaosan, Babat, Lamongan.
Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kasatlantas Polres Tuban AKP Kadek Aditya Yasa menjelaskan, perbaikan jembatan di sisi utara area Pasar Agrobis memicu arus lalu lintas dari Tuban menuju Surabaya terganggu. Kendaraan berat terpantau menumpuk dari Babat hingga Kecamatan Widang. Hal tersebut dipicu dari penerapan sistem buka tutup di titik perbaikan jembatan.
‘’Kemacetan diperparah de ngan mogoknya truk karena as-nya patah,’’ terangnya.
Mantan Kasatlantas Polres Blitar itu menegaskan, begitu mendapat laporan kemacetan, anggotanya langsung diterjunkan di simpang Manunggal Utara untuk mengalihkan kendaraan dari Semarang menuju Jalan Daendels.
‘’Upaya satlantas mengurai kemacetan sudah dilakukan dengan mengalihkan kendaraan berat ke jalur utara mulai pukul enam pagi hingga kemacetan berkurang,’’ tutur Kadek, sapaan akrabnya.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…