
Radartuban.jawapos.com – Pembagian kelompok terbang (kloter) calon jemaah haji (CJH) asal Tuban, kemarin (22/5) mendadak berubah. Yang semula masuk kloter 15, 16,dan 17, menjadi kloter 18, 19, dan 24. Dengan begitu, jadwal pemberangkatannya pun berubah.
Kepala Kantor Kemenag Tuban Ahmad Munir mengatakan, perubahan kloter secara mendadak itu menyusul pergeseran dari kloter cadangan ke kloter reguler.
Semula, jemaah cadangan disendirikan di kloter 72, termasuk CJH cadangan asal Tuban. Meski demikian, terang Munir—sapaannya, pergeseran hanya dimulai dari kloter sebelas dan seterusnya. Sedangkan kloter satu hingga sepuluh tidak ada perubahan.
‘’Karena jemaah Tuban awalnya masuk kloter 15, 16, dan 17, sehingga ikut berubah,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (22/5).
Lebih lanjut Munir menyampaikan, karena urutan kloter berubah, maka jadwal pemberangkatannya pun berubah. Dari yang semula dijadwalkan 29 Mei, kini menyesuaikan pemberangkatan kloter baru. Kloter 18 dan 19 akan dijadwalkan berangkat 30 Mei 2023.
‘’Jadwal pemberangkatan dari Tuban menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pukul 13.00. Esoknya baru terbang ke Tanah Suci,’’ terang Munir.
Sedangkan kloter 24, lanjut mantan Kepala Kemenag Madiun itu, dijadwalkan berangkat 2 Juni.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…