
DISATUARAHKAN: Ramainya warga berburu takjil di Jalan Sunan Kalijaga hingga memicu kepadatan lalu lintas. (Andhika Feriawan/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Rekayasa lalu lintas bakal diterapkan di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga. Itu menyusul tradisi berburu trakjil selama Ramadan yang sering kali memicu kepadatan lalu lintas.
Sesuai kesepakatan, di sepanjang jalan tersebut bakal diterapkan sistem satu arah.
‘’Selama Ramadan, Jalan Sunan Kalijaga kami satuarahkan selama dua jam,’’ ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan DLHP Tuban Imam Isdarmawan kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (23/3).
Disampaikan Imam, rekayasa tersebut berlaku dari pukul 16.00-18.00. Semua kendaraan roda empat dari arah barat (Jalan Letda Sucipto Teuku Umar, dan Wahidin Sudiro Husodo) dilarang masuk ke jalan Sunan Kalijaga.
Menurutnya, rekayasa lalin ini amat dibutuhkan, sebab hampir pasti terjadi kemacetan selama dua jam tersebut.
‘’Jika tak ada reklalin, kendaraan dari arah barat akan memadati lalu lintas di jalan tersebut dan berdesakan dengan kendaraan dari arah timur. Sehingga berpotensi terjadi kemacetan,’’ terangnya.
Selain di Jalan Sunan Kalijaga, tepatnya di seputaran GOR, tradisi berburu takjil dengan resiko yang hampir sama juga terjadi di Bundaran Sleko dan Alun-Alun. Lalu, mengapa hanya tradiri berburu takjil di Jalan Sunan Kalijaga saja yang diatensi?
Page: 1 2
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.