Selain itu, Jalan Yos Sudarso merupakan jalan kabupaten sehingga pemkab punya otoritas penuh mengelolanya.
‘’Keuntungan lain jika jalan tersebut dijadikan lokasi objek wisata malam adalah wisata Pantai Boom, Alun-Alun, Café Di sabilitas, Pasar Sore, dan Kedatom hingga ekonomi kerakyatan di seputarannya bisa lebih ramai saat malam hari,’’ kata pejabat asal Semarang, Jawa Tengah ini.
Intinya, tandas Imam, wisata pedes trian malam di Jalan Yos Sudarso dampaknya besar. Bisa menjadi pusat beberapa objek strategis lain di sekitarnya. Untuk kebutuhan parkir, buang hajat, maupun ibadah pun sudah tersedia.
‘’Parkir ada di timur kawasan wisata Pantai Boom, beribadah di Masjid Agung, kamar mandi di Pasar Sore dan Kedatom,’’ terang ayah dua anak ini.
Terkait pembangunan maupun pengelolaannya, kata dia, perlu pikiran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) dan Disbudporapar Tuban.
‘’Yang jelas, kami siap mendukung,’’ tandas alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi itu. (sab/wid)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Daftar Top 10 Orang Terkaya ASEAN 2025 yang dirilis seasia.stats dengan rujukan Forbes Real-Time Billionaires…
Peta persaingan industri laptop global kembali menegaskan satu fakta lama: pasar ini masih dikuasai segelintir…
Dunia bisnis global memasuki babak baru. Bukan lagi didominasi wajah-wajah senior berambut perak, daftar orang…
Peta kekuatan korporasi Asia Tenggara bergeser. Untuk pertama kalinya, perusahaan asal Indonesia berdiri paling tinggi…
Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan di tengah tekanan global…
Menjelang libur panjang akhir pekan, laju rupiah kembali tertahan. Tekanan eksternal yang belum mereda membuat…