Selain itu, Jalan Yos Sudarso merupakan jalan kabupaten sehingga pemkab punya otoritas penuh mengelolanya.
‘’Keuntungan lain jika jalan tersebut dijadikan lokasi objek wisata malam adalah wisata Pantai Boom, Alun-Alun, Café Di sabilitas, Pasar Sore, dan Kedatom hingga ekonomi kerakyatan di seputarannya bisa lebih ramai saat malam hari,’’ kata pejabat asal Semarang, Jawa Tengah ini.
Intinya, tandas Imam, wisata pedes trian malam di Jalan Yos Sudarso dampaknya besar. Bisa menjadi pusat beberapa objek strategis lain di sekitarnya. Untuk kebutuhan parkir, buang hajat, maupun ibadah pun sudah tersedia.
‘’Parkir ada di timur kawasan wisata Pantai Boom, beribadah di Masjid Agung, kamar mandi di Pasar Sore dan Kedatom,’’ terang ayah dua anak ini.
Terkait pembangunan maupun pengelolaannya, kata dia, perlu pikiran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) dan Disbudporapar Tuban.
‘’Yang jelas, kami siap mendukung,’’ tandas alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi itu. (sab/wid)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Pasar modal kembali memanas. PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)…
Dominasi New York di panggung finansial internasional kembali mendapat legitimasi. Kota berjuluk “The Capital of…
Bursa saham Indonesia kembali berguncang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 24,73 poin atau…
PT Hafar Daya Konstruksi (HDK) akhirnya buka suara. Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Petrosea…
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak pasar keuangan yang belum reda, cadangan devisa Indonesia…
Dunia keuangan global bersiap menghadapi gempa besar. Perusahaan pengembang ChatGPT, yakni OpenAI, tengah menyiapkan langkah…