
PASTIKAN PELAKSANAAN LANCAR: Kepala Kemenag Tuban Ahmad Munir (kanan) melakukan monitoring pelaksanaan USKA PPG di salah satu lokasi tes Sabtu (25/3). (M. Mahfudz Muntaha/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com– Sebanyak 1.293 guru di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Tuban mengikuti ujian seleksi kompetensi akademik (USKA) program pendidikan profesi guru (PPG) madrasah.
Seleksi yang diselenggarakan selama dua hari pada Sabtu (25/3) dan Minggu (26/3) tersebut diikuti 186 guru MA, 289 guru MTs, 634 guru MI, dan 184 guru RA.
Kepala Kemenag Tuban Ahmad Munir mengatakan, USKA PPG merupakan tahap awal untuk peningkatan kompetensi guru.
Sebab, USKA merupakan pintu gerbang bagi guru sebelum mengikuti PPG dalam jabatan.
‘’Kini, peningkatan kompetensi tidak cukup hanya seleksi, portofolio, dan diklat,’’ ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan USKA PPG tahun ini dilakukan dengan online menggunakan CAT (computer as sisted test), sehingga bisa dilakukan di masing-masing daerah.
‘’Setelah tes ini, bagi yang dinyatakan lolos, akan ada kualifikasi lagi,’’ imbuh Munir.
Dengan uji kompetensi ini, dia berharap guru lebih profesional dan memiliki kompetensi yang teruji, serta metodologi bagus dalam pembelajaran, agar peserta didik bisa menerima pembe lajaran dengan baik.
‘’Jadi tidak ada malpraktik di dunia pendidikan, karena sudah disampaikan oleh ahlinya,’’ imbuhnya.
Selain itu, lanjut mantan kepala Kemenag Kota Madiun ini, guru yang nantinya lolos PPG akan mendapatkan tunjangan.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban Umi Kulsum menambahkan, pelaksanaan USKA PPG di Tuban tahun ini berlangsung di beberapa tempat, yakni MTs Negeri 1 Tuban, MTs Negeri 2 Tuban, MTs Negeri 3 Tuban, MAN 1 Tuban, dan MAN 2 Tuban.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…