
DIPERLEBAR MENJADI DUA JALUR: Pelebaran Jalan Soekarno—Hatta (Suhat) masih menunggu kepastian izin pemotongan pohon. (Zidni Ilman Nafia/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Pelebaran Jalan Soekarno—Hatta (Suhat) yang membentang mulai Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak hingga Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu terkendala perizinan penebangan pohon penghijauan di kedua sisi jalan tersebut.
Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur (Tuban-Sadang-Lohgung), Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah 8 Surabaya Setiono mengatakan, pelebaran Jalan Suhat direncanakan pada Mei mendatang.
Untuk pelaksanaannya, kata dia, menunggu kepastian perizinan dari Pemkab Tuban terkait penebangan pohon penghijauan pada kedua sisi jalan tersebut.
‘’Kami tinggal menunggu perizinan pemotongan pohon dari pemkab,’’ ujarnya.
Dia menyampaikan, pengajuan izin yang dikirim sejak Januari lalu itu hingga kini belum ada kepastian.
Setiono mengatakan, kalau perizinan penebangan pohon belum bisa terbit pada April ini, maka pengerjaan pelebaran jalan diundur Mei mendatang.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelebaran Jalan Suhat tersebut satu paket dengan pengerjaan lanjutan jalan lingkar selatan (JLS). Kontrak pengerjaan lanjutan JLS hingga Jalan Suhat berlangsung selama 16 bulan.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…