‘’Meski gagal, harus tetap semangat,’’ katanya ikut bangga.
Disampaikan Faisol, debut Eka Dian sebagai atlet panjang tebing sudah cukup lama. Juga sudah sering mewakili kabupaten dan provinsi di berbagai perlombaan. Pada 2022 lalu juga mewakili Indonesia dalam ajang yang sama.
‘’Terhitung sudah dua kali ini mengikuti ajang IFSC. Tapi tahun lalu masuk hingga delapan besar,’’ tuturnya.
Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tuban Zainal Maftuchien turut bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian prestasinya. Sebab, untuk bisa masuk dan mewakili Indonesia dalam ajang IFSC tentu membutuhkan perjuangan panjang nan melelahkan.
‘’Untuk bisa sampai IFSC, pastinya banyak persaingan yang harus dilewati. Kami sangat bangga dan mengapresiasi betul,’’ tandasnya. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…