‘’Meski gagal, harus tetap semangat,’’ katanya ikut bangga.
Disampaikan Faisol, debut Eka Dian sebagai atlet panjang tebing sudah cukup lama. Juga sudah sering mewakili kabupaten dan provinsi di berbagai perlombaan. Pada 2022 lalu juga mewakili Indonesia dalam ajang yang sama.
‘’Terhitung sudah dua kali ini mengikuti ajang IFSC. Tapi tahun lalu masuk hingga delapan besar,’’ tuturnya.
Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tuban Zainal Maftuchien turut bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian prestasinya. Sebab, untuk bisa masuk dan mewakili Indonesia dalam ajang IFSC tentu membutuhkan perjuangan panjang nan melelahkan.
‘’Untuk bisa sampai IFSC, pastinya banyak persaingan yang harus dilewati. Kami sangat bangga dan mengapresiasi betul,’’ tandasnya. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.