
SEMANGAT BERKOMPETISI: Sebanyak 266 finalis dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban yang mengikuti pelaksanaan final Festival Literasi Numerasi di Aula Disdik Tuban, Minggu (30/4). (Adib Turmudzi/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Pelaksanaan Final Festival Literasi Numerasi di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban kemarin (30/4) mengakhiri seluruh rangkaian event yang menuntut anak didik kreatif, bernalar kritis, dan mandiri sebagaimana pembelajaran yang dibangun dalam Kurikulum Merdeka.
Dari total 266 siswa yang mendapat tiket final, 23 siswa di antaranya berhalangan hadir karena sakit. Rinciannya, kelas 1 sebanyak 4 siswa, kelas 2 sebanyak 8 siswa, dan kelas 3 sebanyak 11 siswa.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang diwakili Plt Kepala Disdik Tuban Joko Sarwono mengatakan, acara yang bertujuan meningkatkan mutu standar pendidikan di Bumi Ronggolawe itu sukses di gelar dengan kompetitif.
Tidak hanya dikenalkan, para siswa juga diajak memahami soal-soal literasi numerasi yang saat ini tengah digelorakan pemerintah melalui Kurikulum Merdeka.
‘’Melalui kegiatan ini kita bisa mengenal dan meningkatkan pemahaman tentang literasi numerasi,’’ tuturnya.
Joko mengemukakan, Festival Literasi Numerasi yang digelar Jawa Pos Radar Tuban bekerja sama dengan Disdik Tuban bukan untuk mencari siswa terbaik. Event
perdana tersebut sebagai tolok ukur kemampuan berliterasi numerasi peserta didik se-Kabupaten Tuban.
‘’Kita tidak mencari siapa yang pandai atau tidak, tapi melalui kegiatan ini kita bisa mengukur sebe rapa jauh wawasan literasi kita,’’ tegas pejabat definitif Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Setda Tuban itu.
Page: 1 2
Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada…
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…