
JALIN KERJA SAMA: Plt Kepala Disdik Tuban Joko Sarwono (kiri) didampingi Kabid Pengelolaan Pendidikan SD Ismail (kanan) menerima Pemred Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiyawan untuk membahas sinergitas program literasi numerasi kemarin (8/3). (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023, Jawa Pos Radar Tuban bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban akan menyelenggarakan Festival Literasi Numerasi.
Rencananya, kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas 1, 2, dan 3 SD se-Kabupaten Tuban tersebut digelar pada minggu ketiga Maret. Persisnya sebelum puasa Ramadan.
Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiyawan menerangkan, dalam babak seleksi festival tersebut peserta mendapat soal perpaduan literasi dan numerasi.
Metode pengisiannya, multiple choice atau pilihan ganda pada lembar jawaban komputer (LJK). Soal berikutnya adalah pengisian uraian atau menggambar rancang bangun pada lembar kertas khusus.
‘’Jumlah soal pada masing-masing jenjang kelas kami sesuaikan,’’ ujarnya.
Dia mengemukakan, soal dalam seleksi festival yang merujuk Kurikulum Merdeka Belajar tersebut tidak di bedakan berdasarkan level kemampuan siswa.
‘’Penekanan Festival Literasi Numerasi ini adalah menuntut siswa lebih aktif membaca dan menulis, sehingga menambah kognitif,’’ jelas wartawan berkompetensi utama itu.
Setelah menggelar seleksi, lanjut Dwi, final festival digelar pada Mei.
Plt Kepala Disdik Tuban Joko Sarwono mengatakan, sesuai arahan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus kreatif dan inovatif dalam menyelenggarakan event untuk peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…