Dia memastikan dua siswa SMP di Kecamatan Semanding yang bergabung dengan gangster dan diproses hukum Polres Tuban tidak terdata sebagai siswa yang tidak lulus.
‘’Dua anak di bawah umur yang berurusan dengan hukum tersebut lulus,’’ tegas pejabat yang tinggal di Perumnas Tasikmadu, Palang itu.
Terkait alasannya, Rakhmat menyampaikan, karena mereka mengikuti seluruh tahapan dan persyaratan kelulusan.
‘’Sebenarnya jika siswa memiliki semangat belajar dan mengikuti kegiatan pembelajaran, kami pastikan lulus,’’ ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, pemkab terus mendorong seluruh siswa agar menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Karena berbagai hal, kata dia, sejumlah siswa tak melanjutkan studi. Dua alasan di antaranya disuruh bekerja oleh keluarga dan menikah.
Dengan alasan tersebut, lanjut dia, disdik hanya bisa mengupayakan agar siswa tersebut mendapat pendidikan kesetaraan melalui program kejar paket.
Rakhmat mengatakan, kelulusan disampaikan sekolah dengan menempelkan pengumuman di papan atau dinding pengumuman atau website. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.