
Radartuban.jawpaos.com – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Tuban masih dirumuskan. Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban memastikan aturan PPDB masih mengacu Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Sehingga penerimaan siswa baru masih mengutamakan jalur zonasi atau jarak antara rumah siswa ke lembaga pendidikan yang dituju.
Plt sekretaris Disdik Tuban Ismail mengatakan, pemkab tak ingin tergesagesa dalam membuka PPDB jenjang Kelompok Bermain (KB)/Taman Kanak- Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Seko lah Menengah Pertama (SMP).
PPDB belum dibuka karena saat ini masih dimatangkan dan menunggu peraturan bupati (perbup) yang masih dirumuskan oleh Bagian Hukum Setda Tuban.
‘’Memang timeline PPDB SD-SMP Tuban baru akan dimulai pertengahan Mei,’’ tutur dia.
Pendidik yang juga kepala bidang pengelolaan pendidikan sekolah dasar (SD) Tuban ini mengatakan, secara garis besar kuota PPDB masih sama dengan tahun lalu.
Untuk jenjang SD yakni kuota zonasi dibuka 80 persen, kuota afirmasi (15 persen), dan perpindahan orang tua (5 persen). Sedangkan untuk SMP, kuota zonasi dibuka 60 persen, kuota afirmasi (15 persen), perpindahan orang tua (5 persen), dan prestasi (20 persen).
‘’Untuk kuota insya Allah sama,’’ terangnya.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…