‘’Kita lihat dulu situasi yang ada,’’ ujar Mas Lindra kepada Jawa Pos Radar Tuban ketika ditanya perihal rencana lelang jabatan untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II.
Meski demikian, bupati termuda sepanjang pemerintah Kabupaten Tuban ini memastikan bahwa setiap aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Tuban yang memenuhi kualifikasi memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) tersebut.
‘’Terpenting saat ini, yang sudah dilantik fokus bekerja di tempat yang baru,’’ tandasnya. (fud/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…