Silpa 2022 Tuban Tembus Rp 600 Miliar

Silpa yang mencapai setengah triliun lebih tersebut, lanjut Budi, bersumber dari berbagai macam kegiatan, seperti efisiensi anggaran, belum direalisasikannya penganggaran yang sudah dialokasikan, serta beberapa kegiatan lain yang tidak terserap maksimal.

‘’Salah satu menyumbang terbesar itu dari penganggaran kegiatan pemilu yang gagal diserap pada 2022,’’ bebernya.

Ketua DPRD Tuban Miyadi mengatakan, besaran silpa mencapai Rp 600 miliar telah disampaikan kepada badan anggaran (banggar) pada saat rapat bersama dengan TAPD. Menurutnya, silpa mencapai setengah miliar lebih ini menunjukkan bahwa adanya kesalahan dalam perencanaan.

‘’Akibatnya banyak anggaran tidak diserap,’’ ujarnya.

Dampaknya, lanjut Miyadi, banyak kegiatan dari Pemkab Tuban yang tidak bisa direalisasikan, sehingga hasil pembangunan belum bisa dinikmati masyarakat. Untuk itu, tegas dia, Pemkab  Tuban diminta melakukan perencanaan lebih matang agar silpa mencapai ratusan miliar ini tidak terulang. (fud/tok)

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Industri Manufaktur Asia Melemah di Tengah Tekanan Global, Indonesia Muncul Sebagai Pengecualian Tangguh

Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…

2 months ago

IHSG Terkoreksi Harian, Namun Kinerja Sebulan Terakhir Masih Mengilap!

Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…

2 months ago

Struktur Pemilik Bank Digital BBYB Berubah, Siapakah Pengendali Saham Terbesar?

Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…

2 months ago

IHSG Tersengal di Zona Merah, Pasar Masih Ragu Menguat: Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas Rp 15.000 Triliun!

Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…

2 months ago

Laba Melambat, Pencadangan Melonjak: BCA Jaga Fondasi di Tengah Tekanan Margin

Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…

2 months ago

BI-Rate Tetap 4,75 Persen, Fokus Jaga Rupiah dan Pacu Pertumbuhan 2026

Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…

2 months ago