
SIAP TAMBAH KURSI: Ketua DPC PBB Mukaffi Makki beserta pengurus saat konferensi pers di kantor KPUK Tuban usai menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg kemarin (13/5). (M. Mahfudz Muntaha/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Penyerahan berkas pendaftaran bacaleg DPC Partai Bulan Bintang (PBB), kemarin (13/5) berlangsung istimewa. Berkas diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban tanggal 13 Mei, pukul 13.13. Angka tiga belas ini sesuai nomor urut PBB, yakni 13.
Ketua DPC PBB Tuban Mukaffi Makki mengatakan, partainya optimistis bisa meraih hasil maksimal dalam Pemilu Legislatif 2024 nanti. Ditargetkan, masing-masing daerah pemilihan (dapil) meraih dua kursi.
‘’PBB siap meraih sepuluh kursi,’’ kata Gus Kaffi—sapaan akrabnya—saat menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg di kantor KPUK Tuban.
Total sebanyak 50 bacaleg didaftarkan. Tersebar di lima dapil, dan telah memenuhi kuota keterwakilan perempuan, 30 persen.
Disampaikan Gus Kaffi, bacaleg yang maju dari PBB rerata merupakan wajah baru yang memiliki potensi untuk terpilih. Karenanya, politisi dari kalangan santri ini yakin bisa meraih hasil yang diharapkan.
‘’Kami bangga dengan bacaleg-bacaleg yang maju di Pemilu 2024 ini. Banyak wajah baru dan didominasi anak-anak muda dan tokoh masyarakat,’’ tuturnya.
Untuk mendapatkan kursi sebagaimana yang ditargetkan tersebut, setiap bacaleg akan bekerja all out untuk mendapatkan hasil maksimal.
Dengan potensi anak-anak muda dan tokoh masyarakat yang sudah memiliki pendukung jelas, Gus Kaffi yakin target yang diharapkan tersebut bisa diraih.
‘’Harus optimis. Sesuai arahan DPP PBB, setiap dapil bisa menambah dua kursi,’’ tegasnya.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…