Persaingan Ketat Partai Penguasa Vs Partai Pemenang Pemilu di Tuban

Meski demikian, lagi-lagi Mas Lindra enggan menyebut target kursi yang ingin dicapai.

‘’Kami tidak perlu memberi target apapun. Kami hanya ingin bekerja semaksimal mungkin untuk memberikan karya nyata dan memenuhi harapan masyarakat Tuban,’’ tegasnya.

Sementara itu, meski bakal bersaing ketat dengan Golkar, PKB tetap optimistis akan kembali menjadi pemenang Pemilu 2024. Ketua DPC PKB Tuban M. Miyadi mengaku telah menyiapkan strategi khusus guna mempertahankan status sebagai partai pemenang pemilu di Bumi Ronggolawe.

Selain mengandalkan kader-kader terbaiknya yang saat ini menduduki kursi dewan, wajah baru potensial juga disiapkan untuk mendongkrak perolehan suara partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang melingkar ini.

Disampaikan Miyadi, sebanyak 15 bacaleg incumbent kembali bertarung untuk mempertahankan kursi masing-masing. Kemudian ditambah dengan bacaleg baru yang potensial.

‘’Caleg baru inilah yang akan ikut andil dalam mempertahankan kemenangan di masing-masing dapil,’’ ujarnya.

Lebih lanjut Miyadi menyampaikan, dengan hadirnya bacaleg baru potensial di masing-masing dapil tersebut, pihaknya optimistis bisa meraih 20 kursi. Dengan demikian hattrick menjadi partai pemenang pemilu pun dapat tercapai.

Disinggung perihal persaingannya dengan Partai Golkar, yang juga memiliki ekspektasi untuk mendapat hasil maksimal. Terlebih, saat ini Golkar merupakan partai penguasa, Miyadi mengaku telah mengantisipasi potensi ancaman dari Golkar. Apalagi, saat ini bupatinya dari Golkar.

‘’Karena memiliki bupati yang berperan di birokrasi, maka perlu dilakukan pengawasan agar dalam pileg nanti tidak ada campur tangan birokrasi untuk memenangkan Partai Golkar. Dan itu tugas kita bersama,’’ tutupnya. (fud/tok)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Industri Manufaktur Asia Melemah di Tengah Tekanan Global, Indonesia Muncul Sebagai Pengecualian Tangguh

Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…

2 months ago

IHSG Terkoreksi Harian, Namun Kinerja Sebulan Terakhir Masih Mengilap!

Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…

2 months ago

Struktur Pemilik Bank Digital BBYB Berubah, Siapakah Pengendali Saham Terbesar?

Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…

2 months ago

IHSG Tersengal di Zona Merah, Pasar Masih Ragu Menguat: Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas Rp 15.000 Triliun!

Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…

2 months ago

Laba Melambat, Pencadangan Melonjak: BCA Jaga Fondasi di Tengah Tekanan Margin

Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…

2 months ago

BI-Rate Tetap 4,75 Persen, Fokus Jaga Rupiah dan Pacu Pertumbuhan 2026

Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…

2 months ago